M.A.B (37)

3110 Kata

Malu.   Satu kata yang menggabarkan perasaan Belvina saat ini. Sejak tadi dia tak berhenti menggerutu mengingat bagaimana Barra melihat tubuhnya yang hanya dibalut handuk tipis, ditambah lagi tindakan konyol yang lelaki itu lakukan dengan menciup pundaknya.   “ Benar – benar memalukan! “ seru Belvina. Saat ini dia duduk diruang makan sambil menunggu Barra yang kini sedang mandi. “ Lama sekali dia mandi! Gak tau apa gue udah lapar! “ Belvina menahan lapar demi menunggu makan bersama Barra karena lelaki itu mengancamnya jika dia makan duluan akan dipotong gaji.   Sepertinya ancaman itu menjadi andalan Barra saat ini.   Tak lama, akhirnya yang ditunggu datang juga. “ Benar – benar rumah yang sangat aneh. “ Baru saja datang, Barra sudah ngomel – ngomel.   “ Kenapa lagi, sih? “ Belvin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN