Kasur yang besar, ruangan kamar yang dingin membuat Barra jadi ingin tidur kembali karena semalaman dia tidak terlalu pulas dirumah Belvina. Selain panas, Barra juga diserang nyamuk yang mengusik tidurnya. Baru saja Barra ingin terlelap tiba – tiba saja kedua tangan Barra ditarik paksa oleh seseorang, sehingga dirinya mendadak langsung berdiri dan sontak kaget kedua matanya terbuka lebar. “ KAK NIANA! “ Barra setengah melotot karena dia begitu terkejut lagi enak – enaknya tidur langsung dipaksa berdiri. Dia menggelengkan kepalanya tak percaya karenaa kakaknya itu memiliki tenaga yang cukup kuat untuk menariknya. “ Semalam lo tidur dimana, hm? “ tanya Niana langsung tak ingin bertele – tele. “ Di hotel. “ Bohong Barra, ia duduk di pinggir kasur dengan mata sedikit sayu kare

