Waktu berjalan begitu cepat, pertemuan antara Belvina dan Zayn sudah di depan mata. Saat ini Belvina sedang bersiap - siap, bahkan dia sengaja membawa make up kerumah sakit untuk merias diri agar terlihat cantik saat bertemu Zayn. “ Kamu jadi bertemu Zayn? “ tanya Asri dan Belvina mengangguk sambil memoleskan lipstik dibibirnya sebagai tahap terakhir merias diri. “ Iya ini aku sudah siap untuk pergi. “ Asri melongok suaminya sedang tertidur, ia tidak ingin marah – marah pada Belvina karena takut membangunkan Bani meskipun dia kesal karena Belvina sangat egois “ Belvina apa kamu benar – benar akan menerima Zayn jadi pacarmu? “ Asri bertanya dengan suara pelan. Belvina yang sudah selesai berdandan segera bangun dari duduknya. “ Memangnya kenapa, bu? “ “ Ibu cuma berpe

