Pulang kerja, Belvina buru – buru menuju parkiran, ia memilih menunggu Barra disana. Tak terlalu lama, Barra pun datang tetapi dia tidak sendirian melainkan bersama Zayn dan Devo. Melihat ada Belvina, bukannya Barra yang menghampiri justru Zayn yang mendekati Belvina. “ Belvina? kamu ngapain disini? pasti nungguin aku ya? “ tanya Zayn dengan pedenya, sedangkan Barra dan Devo berdiri di sebelah Zayn. Belvina melirik Barra yang sama sekali tidak menatapnya, lalu ia menjawab pertanyaan Zayn dengan gugup. “ A—aku disini bukan nungguin kamu. “ Belvina jadi merasa tidak enak pada Zayn yang sudah kepedean. “ Aku nungguin Barra. “ Tambah Belvina. Zayn diam sedangkan Barra membuang pandangannya sama sekali tidak mau menoleh meskipun tadi namanya disebut. Devo menyenggol lengan Barra

