Hari ini Barra kembali tidak sarapan, ia hanya minum segelas susuu saja tanpa menyentuh makanan apapun. Ibu dan kedua kakaknya dapat melihat jelas raut wajah Barra nampak muram tak ada senyum – senyumnya. Ketika ingin berangkat kerja, Barra sama sekali tidak pamit pada Dilara meskipun ibunya ada didekatnya dan bahkan dia selalu mengabaikan pertanyaan Niana mengenai apa yang terjadi pada dirinya. Saat di kantor, Niana masuk ke dalam ruangan Barra hanya untuk mempertanyakan lagi kepada adiknya itu apa yang membuat Barra sampai seperti saat ini. “ Kenapa lo gak mau cerita sama gue? “ Niana nampak kesal karena untuk pertama kalinya Barra tertutup padanya. “ Tinggalin gue sendiri, kak. “ Perintah Barra tak ingin menjawab pertanyaan kakaknya. “ Gue lagi tanya sama lo! jawab atau

