Sandra menyiapkan paginya seperti biasa. Hari ini ia ingin berangkat lebih awal. Takut kalau mobil mogok lagi seperti kemarin. Sandra merapikan tumpukan pakaian di lemarinya, tanpa sengaja sebuah amplop putih terjatuh. Benda itu terselip diantara tumpukan pakaian Sandra yang tersusun rapi di lemari. Sandra reflek berlutut memungutnya. Amplop tersebut masih tersegel rapi. Sandra meninggalkan lemari pakaiannya ia duduk di salah satu sudut ranjang. Perlahan ia sobek amplop berwarna putih itu, ingatan Sandra langsung berlari ke malam disaat Dirga datang mengantarkan amplop putih itu untuknya. Secarik kertas dengan coretan pena dari Dev yang sempat tak ingin ia baca. Mata Sandra mulai mengeja perlahan coretan pena yang ditulis Dev pada kertas itu. "Dear Sandra, Aku tahu aku salah. Memilih

