Banyu fokus menyetir. Dari spion tengah kuamati wajah Rachel diam-diam. Dia banyak senyum-senyum sendiri. Sementara aku dan Banyu tak banyak bicara. Kami sudah memasuki jalanan ibu kota. "Bay the way, Rachel hapal jalan ke kantornya gak?" tanya Banyu sambil sedikit menoleh. "Oh, mm, hapal kok hapal." Rachel menjawan dengan gugup. "Di daerah mana Chel? Apa nama kantornya?" "PT. Cemerlang Adi Perkasa, di Jalan Sudirman." Banyu melirik arlojinya. "Hmm, ok kita antar Rachel dulu ya," Aku ikut melirik jam di pergelangan tangan kiri. Pukul 07.45 WIB. Kalau ke kantor Rachel dulu baru ke kantorku, aku rasa tidak akan keburu. Aku pasti telat. "Banyu, kamu antar Rachel aja ya, aku turun di depan aja. Nanti aku lanjut naik ojek atau bajaj," kataku. "Eh, kok gitu? Aku jauh-jauh jemput kan d

