Dev Masih Mengganggu

1076 Kata

“Kenapa takut Mbak?” Nana kedengaran heran. “Eng ….” Sandra memang tidak memiliki alasan khusus kenapa ia takut. Ia hanya tidak biasa memiliki ruangan kerja yang besar dan harus ditempati seorang diri. Belum lagi pemandangan dibalik jendela itu memperlihatkan pemandangan sungai besar yang letaknya persis dibelakang kantor ini. “Jangan takut Mbak, kan kita di sini sama-sama. Ruangan saya ada di depan sana. Mbak tinggal panggil kalau ada apa-apa.” “Hehe, iya juga sih,” Sandra tak ingin memperpanjang pembahasan soal ketakutannya yang memang tidak beralasan. Setelah selesai bercakap-cakap beberapa menit, Sandra memperbolehkan Nana kembali ke ruangannya untuk bekerja. Waktu bergulir tanpa terasa. Kenyamanan di kantor ini membuat Sandra tak menyadari waktu pulang telah tiba. Dari balik jen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN