Aira

1147 Kata

Sandra dan tante Retno sudah duduk rapi di depan meja makan. Sesaat sebelum Sandra memulai makan malamnya, sebuah pesan masuk di ponsel. Pesan dari tante Ratih. Isinya foto seorang gadis. Tante Ratih menyebutkan foto yang ia kirim adalah Aira, keponakan Elsa sahabatnya. Tenggorokan Sandra seketika tercekat. Ia menyembunyikan layar ponsel di pangkuan agar tidak terlihat oleh tante Retno yang duduk di seberang sana. “Jangan main Hp dulu, makan dulu,” rupanya Sandra ketahuan juga sedang mengotak-atik ponsel. “Oh iya tante,” Sandra nyengir sambil mematikan ponsel lalu meletakkan agak jauh dari sisi piring berisi menu makan malamnya. “Pesan dari Marwan bukan? Dia gak bilang mau pulang jam berapa? Kebiasaan anak itu kalau sudah urusan cewek lupa sama ibunya,” tante Retno nerocos kesal. “Buk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN