Sepotong hati yang telah lama terbiasa sendiri dan sebatang kara menghabiskan hari-harinya dengan perasaan sunyi yang tertahan. Tak beda dengan yang disana, dia yang di sini berpura-pura baik-baik saja. meghabiskan sisa waktu sementara sebelum kebrangkatannya dengan penuh kesibukan. Padahal ada relung yang kosong yang tak sabar menanti kabar. Sandra benar-benar berkeras pada hatinya. Tak ada satu pesan pun yang ia kirim setelah pertemuan itu. Setiap hari Prass hanya berusaha mengumpulkan keberanian untuk sebuah kepastian. Percuma saja jika pertemuan yang terjadi akan seperti kemarin lagi. Lebih baik diam memendam rasa sementara membiarkan semua berjalan hingga pada waktunya. “Apa kamu sudah yakin dengan pilihanmu kali ini Prass?” tanya nyonya Hilman. Kerabat jauh yang masih mempunyai hu
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


