Rose menarik nafasnya panjang. " aku ingin menghilangkan perasaan ini untuk mu." Setelah Rose mengatakan alasannya, Miracle terdiam. Pria itu sibuk dengan pikirannya namun tetap fokus menyetir agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Rose menoleh sekilas kearah Miracle, dapat dilihat raut wajah Miracle datar dan kembali menampilkan wajahnya yang dingin. Rose tidak ingin bicara lebih banyak, ia hanya terdiam sampai mobil berhenti didepan rumah. Miracle turun dari mobil, dengan langkah cepat Rose juga menyusul Miracle dari belakang. Saat tiba dirumah, Miracle malah pergi ke lantai dua tanpa mengeluarkan sepatah kata. Rose hanya menatap punggung Miracle yang semakin lama semakin hilang dari pandangannya. " Kenapa kakak?" Tanya Sella tiba-tiba membuat Rose tersentak. " Eh Se

