Part tigaempat

1001 Kata

Terisak pilu Rose berjalan di jalan komplek perumahan. Untungnya keadaan sekitar begitu sepi, tidak banyak orang yang berlalu lalang. Hanya ada beberapa yang melihatnya menangis. Takdir hidupnya begitu berat, setelah apa yang terjadi Rose malah kembali ditakdirkan untuk menjauhi kehidupan Miracle. Hatinya sakit apalagi mendengar segala tuduhan Greate hingga membuatnya seperti ini. Rose berharap saat dirinya diusir, Miracle akan mengejar dan meminta maaf kepadanya. Tapi nihil, tidak ada satu orangpun yang mengejar Rose. Rose bingung, langkahnya lunglai tidak tau arah. Tidak ada satu pun yang dibawa saat Miracle mengusirnya. Tas, dompet, baju bahkan ponsel masih tertinggal di dalam kamar. Miracle benar-benar mengusirnya dengan tangan kosong, bahkan pria itu dengan tega mendorongnya kel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN