Di sinilah Edward sekarang. Berdiri menatap hamparan rumput hijau yang sudah beberapa tahun tidak ia kunjungi. Tekadnya sudah bulat, ia akan mencoba melakukan saran yang Maxim berikan padanya. Berbagai rencana sudah tersusun rapih, pembicaraan yang akan ia utarakan pun sudah ia siapkan. Hanya bisnis, hanya tentang perusahaan dan peternakan. Tidak ada Ilona dalam rencana percakapan mereka—seperti yang biasa mereka lakukan. “Dad, Ilona mungkin ada di rumah itu.” Edward terkesiap, ia menoleh ke kanan, menatap Mia yang menghadap ke arah sebuah rumah klasik di ujung jalan. “Kita datang bukan untuk itu Mia, kamu sudah berjanji tidak akan membahasnya. Jadi berhenti atau kamu tunggu saja di sini selama Daddy bekerja dan kalau semakin bertingkah Daddy akan membiarkanmu pulang saat ini juga.” “Ta

