“Terus gue harus gimana dong Prill? Gue juga nggak mau kayak gini. Tapi hati gue yang terus - terusan khawatir.” Kata Raka lalu menyenderkan kembali badannya ke sandaran kursi. “Gue tau Raka.. gue ngerti apa yang Lo rasain, Lo kayak gitu karena Lo baru merasakan yang namanya Cinta lagi, dan lo baru membiarkan orang lain masuk lagi ke dalam hidup Lo. Dan ketakutan terbesar Lo adalah takut kehilangan. Tapi coba deh Lo lebih memberikan rasa percaya ke Zara, stop berfikir yang nggak - nggak. Selama sikap Zara baik - baik aja sama Lo, dan rasa sayangnya terjadap Lo terlihat jelas, yah nggak ada yang perlu Lo khawatirkan , Lo juga tau kan gimana sukanya Zara sama Lo?” Tanya Prilly. Raka mengangguk seperti anak kecil. “Nahh.. Lo juga harus lebih percaya diri, Lo harus percaya kalau cuma Lo

