“Makan dulu gimana?” ajak Bram. Vani menganggukkan kepalanya. “Tapi jangan makanan berat kali ya?” Bram merasa setuju. Ini masih sore hari jadi dirinya merasa bahwa akan jauh lebih baik apabila mereka makan makanan ringan saja. “Abis ini nonton film dulu ya.” Vani mendongak. “Film apa?” “Bukan film horor sih. Nggak papa, kan? Kebetulan aku udah beli tiketnya sih.” “Oh begitu. Oke nggak papa. Kita makan dimana?” “Yuk sini.” Bram lantas mengajak Vani memasuki sebuah restoran dalam mall. Mereka akan makan makanan ringan saja terlebih dahulu. Mereka memesan makanan lalu selama menunggu. Keduanya membicarakan mengenai proyek yang sedang dikerjakan oleh Vani. Devan sempat mengatakan bahwa Vani bukanlah tipe orang yang suka menceritakan mengenai apa yang sed

