62. Mantap Berpisah

1497 Kata

1 Minggu berlalu. Keluarganya Mina sudah melakukan serangkaian acara untuk mendoakan Mamanya dari pengajian sampai hari ke tujuh bahkan dia mengajak Anak panti asuhan untuk datang kerumah. Semuanya sudah Mina lakukan dia berharap Mamanya tenang di alam sana. Sudah beberapa Minggu ini ramai di rumah nya, kini baru Ketiga orang ini merasakan kesepian. Mina menatap ke seluruh penjuru ruangan ini begitu sepi tanpa sosok Mamanya lagi. Meja makan kini terasa terlalu besar untuk kami bertiga. Kursi Mama kosong, seolah sengaja dibiarkan begitu. Di sana, mereka bertiga mencoba makan, tetapi makanan terasa hambar, hanya dikunyah sebagai kewajiban. Papa, yang biasanya menjadi sumber tawa, kini sering tenggelam dalam lamunannya. Ia makan perlahan, pandangannya kosong sesekali menatap kursi kosong t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN