# Restoran itu tampak biasa dari luar, tetapi siapa pun yang cukup lama berkecimpung di dunia bisnis tahu kalau tempat ini tidak menerima pelanggan sembarangan. Setiap pintunya dilapisi peredam, setiap ruang privatnya kedap suara. Tidak ada yang berbicara terlalu keras di tempat ini, bukan karena aturan restoran, tapi karena semua orang yang datang biasanya memiliki rahasia. Ranya melangkah masuk dengan gaun sederhana dan mantel tipis yang jatuh sempurna mengikuti gerak tubuhnya. Tidak ada riasan berlebih, hanya bibir pucat dan mata setajam belati yang sama sekali tidak memantulkan cahaya lampu. Beberapa tamu mencuri pandang ke arahnya karena wajahnya memang tidak asing tapi Ranya tampak tidak terganggu karena bagaimanapun, orang-orang di sana punya rahasia mereka masing-masing da

