21. Percikan rasa

955 Kata

"Kamu istirahat ya, gak papa kan tidur bareng Yaya?" Panji mengantarkan barang-barang Kania ke kamar Yaya, karena tidak ada kamar kosong lagi selain kamar yang akan ditempati Panji. "Iya, gak papa kok." "Mbak, ayo masuk. Tapi maaf kalau kamarku cuma kecil," ucap Yaya. "Maaf ya jadi ngerepotin." "Gak repot kok mbak," jawab Yaya. Mutiara  yang lebih akrab disapa Yaya. Kania hendak masuk ke dalam kamar mengikuti Yaya, namun tangannya dicekal oleh Panji. "Mau dibuatin s**u kapan? Atau mau mandi dulu?" "Aku sebenernya pengen mandi, badanku udah lengket." "Yaudah aku, panasin air buat kamu mandi ya." Kania mengangguk, "Makasih." *** Mobil bmw hitam milik Aldo memasuki pekarangan rumah mewah milik Orang tua Aldo. Kehadiran mereka disambut dengan hangat oleh mama dan papa Aldo, mereka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN