22. Pain in the soul [1]

723 Kata

 *** Setelah diantar Aksa, Adara langsung tidur tanpa memakan apapun dan pagi ini dia itu juga melewatkan sarapannya. Adara merasakan kepalanya sakit dan badannya terasa lemas. Ketika suara klakson mobil seseorang berbunyi dari arah luar, dengan seragam rapi cewek itu keluar dari rumah, Aksa menyambutnya dengan senyum tipis ketika memasuki mobil. Namun hanya bertahan beberapa detik sebelum Aksa menarik dagunya keatas, menatap tajam wajahnya. "Kamu kenapa?" tanya Aksa langsung. Adara hanya menggeleng, membuang tangan besar Aksa dari wajahnya. "Nggak apa-apa, cuma pusing." Aksa mengetatkan rahangnya. "Tapi sekarang yang aku lihat sebaliknya, kamu sakit. Kita bolos aja hari ini, kamu harus ke rumah sakit sekarang juga." "Tapi Sa---," "Cukup diam. Aku nggak butuh jawaban kamu." d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN