Sam mencoba untuk mengutak-atik komputer yang akan tersambung dengan alat medis, beberapa kali dia harus mengecek cairan yang mengalir di sebuah selang yang telah tersambung dengan alat dan komputer. Tak berselang lama Alya sudah datang membawa box yang berisikan cairan obat yang akan diberikan kepada Rose, nafas Alya sedikit memburu karena harus berlari dari tempat uji coba dengan lab ini. “Cape?” tanya Sam yang mengusap peluh di pelipis Alya. Alya menggelengkan kepala, “Gak terlalu kok, sekarang kita harus ngapain? Apa kamu udah cek semua alat medisnya? Semua dalam kondisi normal bukan?” “Kamu coba cek peralatan yang bakal kita gunakan nanti, takutnya ada kendala, cek juga suhu tubuh dan tensi darah Rose, apa sudah bisa dilakukan uji coba atau tidak,” perintah Sam dengan suara basny

