Situasi di ruangan medis semakin mencekam, cara terkahir yang bisa ia lakukan adalah memberikan cairan tambahan yang akan memacu adrenalin dalam jantung Rose, tapi manusia hanya bisa berencana sedangkan Tuhan yang menentukan. Sesuatu yang tidak pernah ia harapkan terjadi, jantung Rose bukannya terpacu dengan cairan yang sudah diberikan, tapi yang terjadi malah sebaliknya, jantung Rose berhenti berdetak, bunyi garis lurus dalam monitur membuat Sam dan Alya tersentak. “Bawa alat pacu jantung sekarang!!” teriak Sam dengan gusar. Di ruangan yang berbeda, 3 orang sedang berharap-harap cemas, sudah 3 jam Rose berada di ruangan medis tapi belum ada tanda-tanda ruangan tersebut akan dibuka, apa ada sesuatu hal yang buruk terjadi? “Kenapa kak Sam sama Kak Alya belum juga keluar?”

