“Wow... aku baru tau kalau kalian harus berjuang sejuah itu untuk bisa sampai saat ini,” ucap Rose yang terpukau dengan penuturan Veliana. “Ya begitulah Rose, setiap dimensi memiliki keunggulan masing-masing bukan? Jadi gak perlu saling iri bukan? Malahan menurut aku setiap dimensi bisa saling membantu dan jadi teman, kayak sekarang kita Rose” Rose mengangguk, perlahan langkah kakinya mulai menulusuri ruangan eksperimen teman-temannya, melihat setiap benda aneh yang tidak pernah ia temui sebelumnya. Ada embrio dari mulai manusia sampai hewan, dan masih banyak eksperimen yang membuat Rose menggelengkan kepalanya, ini adalah dimensi yang berbeda dengan keunikannya sendiri. “Kalian di sini ternyata, kak Alya sama kak Sam udah ada.” Arta datang dengan peluh yang membasahi pel

