18

2210 Kata

Previously on The Raven Boy and Me. SETELAH BEBERAPA LAMA, akhirnya loker itu terbuka. Dan aku mulai berpikiran kalau loker yang aku miliki ini terkutuk. Benar-benar penuh sial dan banyak hal negatif yang menanti. Napasku tercekat, buku yang aku pegang berjatuhan. Di balik pintu loker, aku melihat tulisan besar berwarna merah. Tak perlu seorang jenius untuk tahu apa yang orang ini gunakan untuk mengecat lokerku. Bau amis darah langsung menyambut aku. Tiberius menyumpah. Dia menggeser tubuhku ke samping agar bisa melihat lebih jelas. Lelaki itu menghajar loker di sebelahku dengan kesal. “MILIK AKU.” Kenapa harus aku? Kenapa harus Vanessa Flo Abernathy? *** FAKTA bahwa aku baru saja menerima ancaman yang lain lagi mengatakan, semua ini belum selesai. Bagaimana bisa loker tersebut berul

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN