Tidak ada satu pun lelaki di rumah malam ini. Rayan, suaminya sedang berada di rumah sakit. Tinggal Tasya, Bibi yang bekerja di rumahnya, serta Alenta, yang belum ia ketahui keadaannya di dalam kamar. Segala upaya telah dilakukan Tasya. Dimulai dari mencari kunci cadang kamar adik iparnya. Ia ingat di mana ia dan suaminya biasa menyimpan kunci cadang setiap kamar. Tapi, begitu ia mencarinya dengan tangan gemetaran dan isi kepala yang dibayangi hal buruk, Tasya jadi tidak fokus. Membuat barang-barang yang ia pegang sebelumnya hingga berjatuhan. Tasya lari ke kamar Alenta. Ia mengetuk lagi, memanggil adik iparnya dengan suara paling keras. Seluruh tenaga yang ia miliki telah ia keluarkan semua sampai rasanya pita suara Tasya seperti putus. Tasya tidak kuat lagi berteriak, membenturkan di

