"Kejutan!" Kejutan apanya? Dami mendengkus lalu memutar badan, meninggalkan tiga temannya di depan pintu sembari berteriak memberi kejutan, katanya. Dami sedang tidak berulang tahun. Juga tidak mood--menghadapi ketidakjelasan teman-temannya, khususnya Raka. "Kalian ngapain ke sini? Mau bikin gue tambah stress?" gerutu Dami, mendudukkan dirinya ke atas sofa. Raka cengar-cengir. Di tangannya terdapat dua kantong belanjaan, di belakang lelaki itu juga sama, Abra dan Adam menenteng kantong plastik berisi snack dan minuman ringan. "Mau numpang pesta di sini?" sindir Dami. Dengan heboh Raka meletakkan barang belanjaannya, lalu disusul oleh Adam dan Abra. Ketiganya duduk berdesakkan pada sofa panjang. Adam menyikut Raka, menggerakkan dagu sebagai isyarat agar Raka duduk ke paling ujun

