Gelisah

1092 Kata

Alenta terkesiap. Saat ia keluar dari toilet perempuan, ia melihat Dami berdiri di tengah lorong sambil menyilangkan tangannya. Alenta menarik napas kemudian mengembuskannya. Ia hanya perlu berjalan melewati Dami. Siapa tahu Dami juga ingin pergi ke toilet, tapi toilet pria sedang penuh. Alenta menegakkan badan. Ia berjalan santai melewati Dami, seolah mereka tidak saling mengenal satu sama lain. Dami menarik punggung dari dinding lorong. Alenta melewatinya begitu saja. Apa Alenta tidak tahu kalau Dami sedari tadi menunggunya sampai diperhatikan orang-orang yang akan pergi ke toilet? Alenta tahu jika Dami mengikuti langkahnya. Ia berusaha mengabaikannya. Ia setengah menghindari Dami. Siapa tahu saja ada wartawan yang tiba-tiba mengabadikan foto mereka berdua lalu menyebarkannya ke in

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN