"Jangan manja!" Kedua mata Naura mendelik. Bisa-bisanya asistennya mengolok dirinya manja di depan banyak kru. "Bukan gue yang bilang," ujar asisten Naura sambil menggoyangkan tangannya. "Itu jawaban Dami waktu diminta bales pesan lo." Sudah ia duga Dami akan menolak. Susah sekali meluluhkan manusia es satu itu. Padahal kurangnya Naura apa? Tidak ada. Semua orang yang ditanya tentang Naura, mereka akan mengatakan bahwa Naura adalah salah satu perempuan yang nyaris sempurna yang pernah mereka lihat. Memang dasar Dami saja yang kurang membuka matanya! Kedua bahu Naura turun, perempuan itu memandangi wajahnya di cermin. Ia sudah melakukan berbagai cara agar Dami menyukainya. Tapi, belum ada satu pun yang berhasil. Minimal Dami membalas pesannya, dibalas menggunakan satu huruf saja tid

