Rindu menarik napas panjang lalu mengembuskannya perlahan. Ia melihat punggung Davian berdiri tepat di depannya. Lelaki itu menjejalkan sebelah tangannya ke dalam saku celana. Tatapannya lurus terarah pada bingkai foto di atas meja. Sampai hari ini, Rindu masih tidak percaya. Kata Natla, kasus meninggalnya Fano dibuka kembali. Dan fakta yang mengejutkan tentang mendiang teman mereka belum bisa diterimanya. Salah satunya Davian. Semua orang tahu Fano sangat dekat dengan Alenta. Tapi banyak orang yang lupa kalau Davian, teman Fano yang paling dekat. Walau karakter kedua lelaki itu sangat kontras. Davian pendiam, Fano ceria. Davian bermulut pedas, Fano paling andal mencairkan suasana. Mereka berdua saling melengkapi. Bukan bermaksud apa-apa. Orang-orang lebih fokus kepada Alenta setelah

