Tatapan Sengit Davian

1043 Kata

Bukan hanya Natla dan kedua orang tuanya yang khawatir kepada Davian. Sudah beberapa hari ini lelaki itu banyak diam atau tahu-tahu bengong. Natla tidak berhenti protes ke saudara kembarnya. Ngeri saja. Kalau tiba-tiba kesurupan bagaimana? Kata orang, jangan terlalu sering melamun, dalam keadaan pikiran yang kosong, setan mudah masuk. Rindu datang ke rumah orang tua Davian setelah ditelepon Natla. Calon adik iparnya itu mengatakan khawatir takut terjadi sesuatu dengan Davian. Entah ada masalah apa sampai Davian jadi sediam itu sekarang. "Bukan cuma lo aja yang protes." Rindu melepas sepatunya satu per satu. "Gue juga! Sampai gue berantem sama Davi." Natla menyambut kedatangan Rindu di depan pintu. Setelah calon iparnya itu meletakkan kedua sepatunya ke dalam rak, ia mengajak masuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN