Pesanan mereka telah diantar dan diletakkan di atas meja. Dami mengambil dua pasang alat makan kemudian melapnya dengan tissue, baru memberikannya kepada Alenta. Perempuan itu memilih duduk di kursi seberang, ia menerima sendok dan garpu yang telah dibersihkan oleh Dami lebih dulu. Alenta mengucapkan terima kasih setelahnya. "Lo beneran nggak apa-apa makan di tempat kayak gini, kan?" tanya Dami sambil mengaduk-aduk nasi gorengnya. Alenta menggeleng pelan, lalu tersenyum tipis. "Iya, emang kenapa? Kayaknya lo dari tadi nggak percaya banget sama gue." Dami menyuap sendok pertamanya. "Antisipasi aja sih, gue. Siapa tahu lo nggak biasa makan makanan gerobak kayak gini. Gue sering denger dari Adam atau Abra, nggak semuanya cewek mau diajak makan di tempat ginian." "Nggak semua kali, D

