"Gue di luar sekarang. Bisa turun bentar, nggak?" Alenta senang bukan kepalang membaca pesan dari Dami. Segera ia turun ke lantai bawah menuju keluar rumah menemui Dami yang telah menunggu. Dan benar, Dami ada di sana. Di depan pagar rumah sembari melambaikan tangan kanannya menyapa Alenta. "Kok lo di sini, sih? Kenapa?" tanyanya, heran. "Mau nemuin lo." Dami menyunggingkan senyum. Senyum di bibir Alenta ikut muncul. "Tapi besok, konser ulang tahun band lo. Daripada lo dateng ke sini ketemu sama gue, harusnya lo pergunakan waktu lo buat istirahat yang cukup." "Pulang dari sini kan, bisa," jawab Dami santai. Kedua mata Alenta tertuju ke layar ponsel di tangannya. Tahu sekarang sudah jam berapa? Hampir jam satu pagi! Sedangkan waktu Dami untuk beristirahat akan sangat kurang se

