Naura menahan geram. Pasalnya, sejak tadi Dami selalu memerhatikan Alenta dari atas panggung. Padahal ada Naura di antara kursi penonton. Naura dandan semaksimal mungkin agar lelaki itu meliriknya. Untuk bisa tampil cantik seperti malam ini, Naura hampir seharian didandani. Belum lagi pemilihan baju, sepatu, sampai aksesoris, sangat merepotkan semua asistennya. Ketika ditawari baju ini bilang tidak, diberi model lain lagi, Naura masih tidak mau. Katanya, baju-baju pilihan tersebut bukan gayanya. Terlalu sederhana. Seperti gaya Alenta. Naura mengepalkan jari-jarinya. Dami seolah menunjukkan secara terang-terangan bahwa ia sangat menyukai Alenta. Setiap kali Dami bernyanyi, tatapannya akan tertuju pada Alenta saja. Sialan! Apa yang dilakukan Alenta sampai Dami sebegitu menyukai perempu

