Ketahuan!

1032 Kata

Dami menyusun ulang rencananya. Semula ia tidak ingin memberitahu tentan hantu Fano kepada Alenta. Akan tetapi, satu per satu misteri kematian Fano telah terbongkar. "Ada Dami di depan, Len." Tasya datang dan memberitahu adik iparnya. "Dami?" tanya Alenta menghampiri Kakak iparnya. "Ngapain dia ke sini, Sya?" Tasya mengerutkan dahi. "Kok tanya gue, Len? Mana gue tahu. Lo samperin aja gih. Dia sendirian di depan." Alenta pergi menemui Dami di kursi teras. Kata Tasya, Dami menolak diajak masuk ke dalam. Beruntung Alenta sedang ada di rumah. Jadi Dami tidak sia-sia datang kemari. "Dam." Alenta berdiri di ambang pintu dan menatap Dami. Dami menengok begitu Alenta memanggil namanya. "Hmm..." Dami cuma bergumam sebagai balasan. Alenta menghampiri Dami lalu duduk di kursi kosong. Wa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN