Hari Pertama

1518 Kata

Bab 33 Hari Pertama Rama menganggukkan kepala, mengendurkan pelukannya lalu mengecup bibir ranum Kiana dengan lembut serta menuntut. Rama mulai tersulut api gairah. Ia bergerak nakal di atas Kiana dengan cepat ia menguasai kendali Kiana. Kiana segera mengingat sesuatu hal. Ia segera menghentikan aksi sang suami. "Kenapa?" tanya Rama kecewa. Kiana menggelengkan kepalanya ragu. "Itu, Mas," ucap Kiana menggantung sehingga membuat Rama penasaran. "Itu apaan sih, Ki?" tanya Rama kemudian. "M-maaf, mas," ucap Kiana terbata yang membuat Rama mengernyitkan dahi. "Kamu kenapa sih, Ki? Kok aneh gitu?" "T-tidak, Mas. Emm itu, aku mau mengingatkan kalau kita belum siap-siap untuk bulan madu besok," ucap Kiana hati-hati. "Astaga, iya! Aku sampai lupa, Sayang. Ya sudah ayo kita siapkan dulu."

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN