Seminggu lamanya telah berlalu seusai acara kunjungan tak terduganya ke rumah calon mertua. Kini Nirmala kembali dibuat rindu karena tak sedikit pun mendapat kabar dari dr.Rey. Ia tampak membolak-balikkan tubuhnya ke kanan dan kiri guna mencari posisi ternyaman agar bisa terlelap. Tapi nyatanya kesialan sedang menimpanya, insomnia-nya kembali kambuh. Sudah tiga hari lamanya Nirmala mengalami susah tidur. Entah mengapa kedua matanya seakan menolak untuk bekerjasama dan membuat lingkaran panda tercetak jelas di kelopak mata. Menyerah, untuk yang kesekian kalinya Nirmala kini kembali menghidupkan layar ponselnya dan melihat kontak dr.Reymon di sana. Meski sempat ragu beberapa kali, apa lagi setelah dia melihat saat ini waktu sudah menunjukkan tengah malam. Bunyi dering ponsel tampak menyah

