34. Ungkapan Perasaan

1375 Kata

Menghembuskan napas pasrah, dengan ogah-ogahan Nirmala menoleh pada sumber suara dan mendapati seseorang yang sudah diduganya yaitu Reza dan juga kawan-kawannya. Gadis itu hanya menampilkan senyum pelan sebagai bentuk sopan santun meskipun aslinya dia enggan melakukannya. "Liburan di sini juga?" "Iya, kebetulan." Dan entah sadar atau tidak, saat ini tangan Nirmala sudah tidak lagi menggandeng lengan Reymon. Reymon yang mendapati hal tersebut hanya kembali memanggil Ana dan menggendongnya tanpa menggubris sosok anak muda yang saat ini tengah mengajak Nirmala berbincang singkat. "Mau pergi ke sana? Di sana view-nya bagus banget buat foto-foto, sirkulasi udaranya juga enak banget buat sekedar nongkrong buat anak-anak muda." "Enggak deh, lain kali aja." Meskipun tawaran yang diberikan o

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN