35. Kelepasan

1313 Kata

Dengan lembut Reymon menghapus lelehan air mata yang membasahi pipi Nirmala. Namun entah siapa yang memulai, perlahan jarak antara wajah mereka semakin lama makin terkikis. Membuat Nirmala yang dapat merasakan hembusan napas hangat Reymon, secara refleks memundurkan wajahnya hingga kepalanya terantuk pada tiang penyangga teras dengan cukup keras. "Aww...." gadis itu kontan meringis sesaat ketika rasa ngilu dirasakannya akibat benturan tadi. "Kenapa kamu menghindar?"  Tak mampu menjawab, Nirmala hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan cepat seraya sebelah tangan kirinya memegangi bagian kepalanya yang terantuk tiang penyangga. Jangan tanya wajahnya yang saat ini telah memerah panas karena kejadian barusan. Ditambah tatapan intens Reymon yang sedari tadi menatapnya dengan tatapan yang m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN