Entah sudah berapa lama Nirmala masih merenungi nasib untuk ke depannya, yang jelas hingga saat ini air matanya sudah mengering. Namun satu hal yang sangat gadis itu sayangkan, ingusnya masih belum juga mengering. Eh tapi bukankah kalau ingus itu mengering, maka hasil akhirnya akan menjadi upil? Sesekali Nirmala menarik ingus yang terasa ingin sekali keluar dan merasakan kebebasan dunia, sayangnya Nirmala bekum memiliki media untuk dia jadikan sebagai tampungan ingusnya. Tidak etis bukan, kalau dia mengeluarkan ingusnya di tempat umum. Lagi pula dia tidak mungkin melakukan hal yang jorok-jorok di tempat asing seperti ini, bisa-bisa 'mereka' akan marah dan mengikutinya jika dia melakukan hal itu. Kebersihan itu sangat penting, maka dari itu opsi terakhir yang akan dilakukannya jika ingus

