Setelah melalui perjalanan kurang lebih 30 menit ditambah adanya sedikit macet di perjalanan, akhirnya Nirmala dan dr.Rey sampai di pemakaman umum di Jalan Mawar. Nirmala dengan segera mengambil bunga tulip yang sempat ditaruhnya di dashboard mobil sebelum keluar menuju makam Ibunya. Ketika mereka sampai, hari sudah beranjak sore. Awan berwarna kekuningan telah memenuhi langit yang mulai meredupkan cahayanya. Reymon yang melihat gadis itu -Nirmala- keluar dari mobilnya dengan riang hanya mengamatinya dalam diam. Dia merasa ragu antara ikut keluar dari mobilnya dan mengikuti gadis itu ziarah kubur, atau dia cukup diam di mobil dan menunggu hingga Nirmala selesai dengan ziarah kuburnya. Reymon yang melihat Nirmala sudah pergi ke makam hanya bisa menghembuskan napas pelan dan membiarkannya

