43. Tidur Bareng

1672 Kata

Hawa dingin puncak di pagi hari membuat Nirmala yang semula tertidur dengan pulas menjadi sedikit terusik. Ia meringkuk pelan saat rasa dingin itu kian menusuk kulitnya yang rupanya lupa memakai selimut, meski begitu dia sama sekali tidak ada niatan untuk terbangun, dan lebih memilih tetap memejamkan kedua matanya yang lengket seperti lem. Reymon yang juga merasakan hawa dingin meskipun dia menggunakan selimut sedikit membuka matanya, ia melirik sekilas pada Nirmala yang bergerak beberapa kali karena rasa dingin. Pria itu sedikit menyunggingkan senyumnya pelan, ia memandangi posisi Nirmala yang meringkuk selam beberapa saat sebelum memutuskan untuk menyelimuti gadis itu. Namun sebelum dia terbangun, kedua mata Reymon dibuat terbelalak saat menyadari perubahan posisi Nirmala yang membuatny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN