“Adikmu, dia terkena gagal ginjal dan dia secepatnya harus melakukan transplantasi ginjal.” __ Nirmala terdiam, dia sudah bisa menebak apa yang sekiranya sampai membuat Ayahnya meminta ia untuk datang ke rumah sakit ini. Gadis itu cukup bisa menebak isi kepala Ayahnya, dia tidak mungkin meminta sesuatu pada Nirmala tanpa ada maksud dan tujuan tertentu. “Ayah dan Ibu kamu tidak bisa mendonorkan ginjal kami karena golongan darah kami berbeda dengan Dino, jadi Ayah mohon nak..” Nirmala memalingkan wajahnya ke arah lain, ia tidak ingin terpengaruh oleh raut wajah memelas Ayahnya. Perasaanya terasa sakit, mengetahui dia hanya dijadikan sebagai sosok penyelamat adiknya di sini. Ternyata firasat buruknya seharian ini memang terbukti benar. Ayahnya masih juga menunduk, meski gadis itu tak mau

