59 Seminggu mendekati hari keberangkatan, Biantara dan Arista sudah cuti. Mereka mendatangi orang tua dan keluarga secara bergantian, guna berpamitan. Siang itu, Arista mendatangi kantor GPCI, yang berada dalam 1 gedung dengan Pramudya Grup. Arista membawa banyak makanan, dan menyajikannya di meja besar ruang rapat. Satu per satu tim GPCI datang dari kantor masing-masing. Mereka saling beradu pipi, lalu menempati kursi kosong, hingga tidak ada satu tempat pun yang lowong. Acara bersantap siang dilakukan sambil bercakap-cakap. Para perempuan itu tergelak, ketika mendengar cerita Arista, tentang perdebatan Biantara melawan Sigit, yang hampir tiap hari terjadi di grup direktur baru. "Mas Tio ada cerita. Dia sampai malas buat melerai mereka," cakap Liana. "Mas Bryan juga sama. Capek

