60 Biantara memandangi deretan koper besar, yang tersusun di bawah tangga. Dia bingung bagaimana caranya untuk mengurangi bawaan, karena itu semuanya penting. Sebab di Belanda tengah musim gugur dan sebentar lagi musim dingin menjelang, mau tidak mau banyak sweeter dan jaket yang dibawa. Tatapan Biantara beralih ke dus besar, yang berisi set bed cover dan berbagai barang penting milik Arista. Meskipun sudah dikurangi isinya, tetap saja dus itu sarat muatan. Bunyi sepatu yang bertemu tangga, menjadikan Biantara menengadah. Arista muncul dengan gaun turkish yang senada dengan kemeja yang dikenakan Biantara. "Yuk, Mas. Kang Ian dan Zaara sudah stand by di restoran," cakap Arista. "Bentar. Kita foto dulu," pinta Biantara sembari menyalakan fitur kamera di ponselnya. Pasangan itu

