47 Nora mengoceh nyaris tanpa henti. Dia sulit menerima kenyataan jika teman-teman Biantara berhasil menekannya dengan telak, dan tepat sasaran. Nora sudah mendapatkan informasi tentang Wirya Arudji Kartawinata, komisaris utama MRV. Nora akhirnya paham, jika pria itu memang berkuasa dan tidak bisa dianggap remeh. Erika dan Maryadi, tidak menyela ocehan Nora. Keduanya juga syok, setelah mengetahui bila sepak terjang mereka di Singapura, telah diketahui interpol. "Kupikir, sebaiknya kita menjauh dari Jakarta," usul Maryadi, sepupu Erika yang menjadi kaki tangan Nora. "Aku nggak mau balik ke Singapura. Elliot pasti masih mencariku di sana," tolak Nora. "Ya, nggak usah ke sana. Tempat lain, yang lebih aman," sahut Maryadi. "Kamu ada ide? Otakku buntu," keluh Nora. "Untuk sement

