11 Hari berganti hari. Biantara makin gelisah, karena Arista tak kunjung ditemukan. Dia bahkan telah mendatangi kedua orang tua istrinya di Bogor, tetapi Arista juga tidak berada di sana. Biantara tidak memprotes ketika dicecar banyak pertanyaan oleh mertuanys. Biantara mengakui kesalahannya dan meminta maaf, karena Arista pergi dari rumah akibat sakit hati padanya. Siang itu, Biantara menemui tim rahasia PBK yang dibentuk Wirya sejak 8 tahun silam, saat seniornya itu masih menjabat sebagai direktur utama perusahaan jasa keamanan tersebut. Biantara menerangkan kronologis penyebab kepergian Arista dari rumahnya. Meskipun malu, tetapi Biantara tidak punya pilihan lain. Dia enggan meminta bantuan pada polisi, karena khawatir hal itu akan terendus media dan membuat kondisi makin runyam.

