Bab 18

1042 Kata

18 Langit malam itu dipenuhi jutaan bintang. Rembulan mempertunjukkan bentuknya yang hampir utuh. Embusan angin laut yang cukup kencang, menerpa apa pun yang berada di sekitar pantai. Seusai bersantap di restoran hotel, Biantara mengajak Arista untuk jalan-jalan di tepi laut. Namun, Arista menolak dan hanya mau duduk-duduk di bangku panjang. Keduanya menatap gelombang kecil yang menyapu bibir pantai. Tidak ada seorang pun yang bicara, dan larut dalam pikiran masing-masing. Biantara mengecek ponselnya yang sejak tadi bergetar. Dia baru mengetahui jika tengah di-mention di beberapa grup sekaligus. Biantara memilih grup yang menurutnya paling penting, dan menunda mengecek grup lainnya. *Grup Proyek Resor Macan Mengembik* Zainal : Saha eta nu ganti nama grup? Hendri : Bukan aku.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN