25 Puluhan orang berkumpul di ruangan luas di kantor Adhitama Grup. Mereka mengikuti rapat dengan serius, karena bahasannya memang penting. Biantara yang awalnya kesulitan berkonsentrasi, akhirnya bisa mengikuti rapat hingga tuntas. Dia memasukkan buku agenda dan ponsel ke tas kerja, lalu meraih cangkir teh yang baru dihidangkan staf beberapa saat lalu. Biantara menyeruput minuman hangat itu sembari mendengarkan percakapan rekan-rekannya. Panggilan Axelle Dante Adhitama menyebabkan Biantara menengadah untuk memandangi Presdir Adhitama Grup tersebut. "Perusahaanmu nggak join proyek di Belanda?" tanya Dante. "Proyek yang mana, Ko?" Biantara balas bertanya. "Eindhoven." "Aku nggak ada dengar tentang proyek itu." Dante memandangi Adik angkatnya. "W, Bian nggak diinvited ke grup

