24 Mediasi yang dilakukan Arista dan Biantara, akhirnya gagal. Sebab Arista tidak mau berdamai. Dia benar-benar sakit hati pada Biantara, dan sudah tidak berminat untuk meneruskan pernikahan mereka. Hal itu menyebabkan Biantara terhenyak. Pada awalnya dia berpikir jika Arista telah menerima permintaan maafnya. Namun, ternyata tidak. Jangankan berbincang mengenai pernikahan, Arista memilih untuk bungkam dan menyerahkan semuanya pada pengacara. Bagaimana pun kerasnya usaha Biantara untuk membujuk perempuan yang masih menjadi istrinya itu, tetapi Arista bergeming. Kala berpamitan, Arista juga tidak mau menyalami Biantara. Perempuan bergaun sage itu hanya mengatupkan kedua tangan di depan d**a. Kemudian dia berlalu bersama pengacaranya. Puluhan menit berlalu. Biantara telah berada di

