Dua pria gila

1102 Kata

Bobby dan Aldo mengantarkan Revdi kembali ke apartemen Andrea, setelah kembalinya mereka dari rumah sakit. Aldo yang menyetir, mobil itu memasuki kawasan apartemen yang sudah sangat sepi. Karena saat itu sudah pukul tiga pagi. "Istriku pasti sudah tidur!" Bobby menatap ke atas, pada gedung di depannya. "Siapa yang kau sebut istri?" Revdi menatap tajam saat melewatinya, dia tidak akan mengizinkan Bobby mengakui adiknya seperti itu. Bobby menatap punggung Revdi dengan kesal. Dia seperti akan memukul tapi masih menahannya. "Tentu saja Andrea, siapa lagi. Dasar aneh!" gerutunya. Aldo menepuk punggung adiknya, "Ayo masuk ke dalam. Kita harus meminta izin untuk menginap di sini!" Bobby langsung melebarkan senyumnya. Dia tidak terpikir kalau akhirnya bisa menginap di sini. Buru-buru men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN