Tuan Posesif

1362 Kata

Di sebelah Nanda, Bintang mengekor langkah Adryan yang berjalan mendahuluinya. Adryan yang masih kesal, ia terpaksa meninggalkan Bintang jauh di belakang. Meski begitu, Adryan masih peduli pada Bintangnya. Ia tidak benar-benar mengacuhkan gadis itu. Mana sanggup Adryan mengabaikan calon istrinya? Sesekali, Adryan menoleh ke belakang untuk menyeimbangkan jaraknya dan Bintang. Jika jarak keduanya terasa cukup jauh, Adryan langsung memelankan langkahnya. Setelah beberapa lama berjalan, akhirnya pujasera yang menjadi tempat tujuan mereka sudah terlihat. Tampak banyak sekali makanan yang terpajang di sana dan semuanya begitu menggoda. Adryan terus berjalan ke dalam area. Pandangannya ia sapu ke segala penjuru arah, hingga perhatiannya terarah pada bangku pojok yanng tidak ditempati. Adryan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN